Evaluasi kegiatan dan susun program kerja, Relawan TIK Magelang sempatkan tonton Gerobak Daring

Dimasa kepemimpinan pengurus baru periode 2017 – 2018, inilah Kopdar ke 2 Relawan TIK Magelang, yang terlaksana dengan hikmat dan lancar bertempat di kediaman saudara Kukuh yang beralamat di Laguna Residance, Kalinegoro, Magelang (18/09).

Kopdar yang laris dipungut berbagai komunitas untuk membahasakan ‘ngumpul bareng’ merupakan sebuah istilah lawas yang awalnya populer dikalangan pengguna radio amatir tatkala ingin bertatap muka setelah sekian waktu mengudara. “Kopi darat njo lurrr….dicopy gitu ganti !”

This slideshow requires JavaScript.

Menindaklanjuti hasil kesepakatan dari kopdar perdana yang bertempat di tenda tengah Kuliner Kartika Sari, Magelang (08/09). Acara kopdar #2 yang telah dipersiapkan jauh hari dengan komunikasi intens via WhatsApp Grup membahas sejumlah agenda sebagaimana tertulis dalam undangan; Nonton bareng Gerobak Daring, Rembug Proker, kepengurusan, dll.

Acara dimulai sekitar pukul 4 sore sembari menunggu beberapa relawan yang belum hadir karena masih dalam perjalan (*telah terkonfirmasi). Pun molor dari agenda awal (mulai sebelum Ashar), serangkaian kegiatan berjalan dengan lancar seperti yang diharapkan.

Sebagai mukadimah, Ketua RTIK Magelang (Arif Wahyu) memberikan sambutannya yang selanjutnya acara-pun langsung dihandle untuk mempersingkat waktu agar kegiatan kopdaran berjalan optimal.

Dipaparkanlah oleh Arif hasil dari Musyawarah Wilayah (Muswil) RTIK Jateng yang beberapa waktu lalu terselenggara di Gedung Diskominfo Provinsi Jawa Tengah (09/09,10/09). Tak hanya itu, beberapa draft program kerja yang telah tersusun rapi turut disampaikan, dimana setelahnya masing-masing pengurus bidang diwakili koordinatornya diberikan kesempatan memaparkan program kerja jangka pendek (1 tahun kedepan), yang menjadi Pekerjaan Rumah untuk bisa disampaikan.

Arif mengatakan, kita fokus dulu dengan agenda 3 (tiga) bulan pertama untuk memajukan UMKM Magelang.

Sebagaimana yang tercatat dalam lembaran kertas yang dipegang peserta, teknisnya dengan cara membantu meningkatkan penjualan melalui toko online dan memanfaatkan fasilitas sejuta domain dari Diskominfo.

Turut nimbrung dalam kopdar RTIK Magelang, dua orang pegiat KIM (kelomok Informasi Masyarakat) dari Desa Sambak, Kajoran, Magelang. Muhammad Rofiq dan Ari terlihat akrab, pun sesekali terdiam dan menunduk (entah apa yang dipikirkan).

Yang jelas dalam kesempatan tersebut mereka memanfaatkan waktunya untuk bertukar pikiran, bagaimana cara mengedukasi masyarakat melalui Teknologi Informasi dan Komunikasi, sejurus dengan program RTIK Magelang sebagai bagian dari Pemerintah yang awalya diinisiasi oleh Kekominfo (Kementerian Komunikasi dan Informatika).

Oke…kita lihat sebentar film Gerobak Daringnya ya…”, ucap Arif Wahyu sembari membalik lembaran buku yang dipegangnya.

Belum juga film selesai, setelahnya acara-pun kembali dilanjutkan membahas sejumlah agenda yang masih tersisa, dimana hingga 2 (dua) waktu shalat tiba (maghrib dan Isya’) belum juga tuntas terbahas.

Relawan yang hadir berasal dari beberapa wilayah di Kota dan Kabupaten Magelang. Dari Karet Jurang Ombo, Kota Mungkid, Srumbung, Mertoyudan, juga beberapa daerah lainnya di lereng Gunung Merbabu dan Merapi ada dari Srumbung dan Pakis juga Tegalrejo.

Inilah luar biasa-nya Relawan TIK Magelang yang patut untuk diapresiasi dan di uri-uri. Dengan latar belakang dan keahlian yang berbeda-beda, mereka menyatu mengemban misi mulia turut serta mengedukasi masyarakat melalui Teknologi Informasi dan Komunikasi, tanpa tekanan apalagi paksaan, untuk kemaslahatan masyarakat dan kemajuan bangsa Indonesia wabil khusus wilayah Magelang tercinta. ***

Written by Ivan

Kuli desain paruh waktu, penikmat kopi hitam. Style berjenggot + celana cingkrang, pegiat Sistem Informasi Desa (SID) ini belajar banyak caranya hikmat dan memimpin lewat RT. Cie...cie....Pak RT :)

Website: http://www.abubilal.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *